Tafsir. Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah memerintahkan Ali bin Abi thalib: Ambilkan segenggam tanah, Ali mengambilnya dan diberikan kepada Rasul lalu dilemparkan kepada orang-orang musyrik, maka tidak seorangpun dari mereka kecuali terkena matanya, maka turunlah ayat ini. Asbabun Nuzul Surah Al-Anfaal Ayat 17 Imam Hakim telah meriwayatkan sebuah hadis melalui Said bin Musayyab dari ayahnya yang telah menceritakan, bahwa pada saat perang Uhud Ubay bin Khalaf menyerang Nabi saw., para sahabat membiarkannya, tetapi ia dihadapi oleh Mushab bin Umair. wa mâ ja'alahullâhu illâ busyrâ wa litathma'inna bihî qulûbukum, wa man-nashru illâ min 'indillâh, innallâha 'azîzun ḫakîm. Allah tidak menjadikannya (bala bantuan itu), melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. فَلَمْ تَقْتُلُوهُمْ وَلَـكِنَّ اللَّهَ قَتَلَهُمْ. (You killed them not, but Allah killed them.) meaning, it is not because of your power and strength that you killed the pagans, who were many while you were few. Rather, it is He Who gave you victory over them, just as He said in another Ayah, Al-Qur'an Surat Al-Anfal: 17, Maka (sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, melainkan Allah yang membunuh mereka, dan bukan engkau yang melempar ketika engkau melempar, tetapi Allah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Pecihitam.org - Kandungan Surah Al-Anfal Ayat 17-18 ini menjelaskan, bahwa Allah-lah yang Maha Menciptakan segala perbuatan hamba-Nya dan bahwasanya Dia pula-lah yang terpuji atas segala hal yang datang dari mereka yang berupa kebaikan. 12/03/2021. tafsir surah al anfal. Tafsir Surah Al Anfal Ayat 16-17 melanjutkan pembicaraan sebelumnya, yakni larangan melarikan diri dari pertempuran. Hal tersebut diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu. (Al-Anfal: 17) Yakni Allah-lah yang menyampaikan pasir itu ke mata mereka dan yang membuat mereka semua kelilipan, bukan kamu, hai Muhammad. Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah Saw. mengangkat kedua tangannya —yakni pada waktu Perang Badar— seraya berdoa: ZFWQ.